my site

my contacts

Thursday, September 27, 2012

Yoga Tertawa, Usir Stres

http://vietsukino.blogspot.com/2012/09/yoga-tertawa-usir-stres.html
Tak perlu jauh-jauh pergi berlibur di resor eksotis untuk menghilangkan stres dan melepaskan diri dari rasa penat. Ternyata stres bisa hilang dengan cara yang mudah, yaitu dengan tertawa. Tertawa sudah cukup merelaksasi otot dan meredakan ketegangan.

Secara medis, tertawa mampu merelaksasi otot dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, tertawa juga membuat mata terlihat bersinar, yang secara tidak langsung menjadikan penampilan semakin menarik.


Begitu pula dengan yoga. Sebagai salah satu alternatif olah tubuh, yoga memiliki beberapa kelebihan dibanding olahraga high impact lain.


Meskipun tidak melalui gerakan-gerakan yang menghentak, yoga cukup mampu menguras keringat dan memaksa Anda mengeluarkan energi maksimum.


Apa jadinya jika kedua hal itu disatukan? Ya, laughter yoga (yoga tertawa) kini menjadi cara baru untuk mengenyahkan stres dan penat akibat kegiatan sehari-hari. Sekaligus mengolah tubuh Anda untuk mendapatkan jantung yang sehat hingga tubuh yang lebih langsing.


Pencetus dan instruktur Laughter Yoga, Dr Madan Kataria, mengatakan terdapat penelitian yang menghubungkan kesehatan dan kecantikan dengan tertawa. Sayangnya, kini semakin jarang orang yang tertawa. "Dalam penelitian tersebut tertulis, dulu setiap hari orang dewasa menghabiskan waktu selama 20 menit untuk tertawa, tapi kini orang hanya menghabiskan lima menit saja, dan itu buruk bagi jiwa," ungkapnya.


"Tertawa akan memenuhi paru-paru dan tubuh dengan oksigen. Selain itu, saat kita tertawa, saluran pernapasan akan dibersihkan secara alami oleh tubuh. Hal ini akan sangat baik, terutama bagi orangorang yang jarang melakukan olahraga," jelasnya, panjang.


Dr Kataria juga menjelaskan, ketika kita tertawa tubuh akan melepaskan serangkaian hormon dan zat kimia yang akan memicu efek positif dalam metabolisme. Hasilnya, ketegangan dan depresi mereda, tekanan darah menurun, kekebalan tubuh meningkat, dan wajah terlihat lebih cerah.


Salah satu peserta terapi yoga tertawa asal Auckland, Malcom Robertson, mengemukakan terapi tersebut sebagai pengalaman yang mampu mengubah hidup. "Awalnya saya sedikit pesimistis, namun setelah mengikuti terapi selama lima hari, khasiatnya langsung terasa. Saya merasa lebih sehat dan orangorang mengatakan saya terlihat lebih baik," ungkapnya.


Menurut Dr Kataria, perubahan pada penampilan dengan yoga tertawa ini akan segera terlihat. "Pribadi yang memancarkan energi positif akan menjadi magnet bagi orang lain untuk mendekat, itulah yang ditimbulkan dari terapi ini. Sebaliknya, saat emosi negatif yang dipancarkan, orang lain cenderung menjauh," paparnya.


Secara teknis, yoga ini menggabungkan kegiatan tertawa dengan olah pernapasan ala yoga. Umumnya, kegiatan tersebut dilakukan selama satu jam, termasuk waktu 30 menit untuk tertawa. "Dalam terapi ini, kami menggunakan teknik dasar yoga, yang difokuskan pada latihan pernapasan. Tertawa akan membuat orang bernapas lebih dalam, yang berarti memberikan manfaat lebih," imbuhnya.


Manfaat kesehatan yang didapatkan melalui terapi ini bermula dari asupan oksigen yang cukup. Saat bernapas, tubuh menarik oksigen dari lingkungan untuk melakukan proses metabolisme. Yoga tertawa memegang prinsip yang sama, hanya saja dalam terapi ini, asupan oksigen yang diambil lebih banyak, sehingga tubuh menjadi lebih rileks.


Organ dalam tubuh yang ikut terlibat dalam proses ini antara lain jantung, diafragma, saluran pencernaan, pernapasan, serta otot-otot wajah. Bila dibandingkan dengan olahraga lain, terapi yoga tertawa ini akan menghasilkan manfaat positif serupa dengan fitness selama 30 menit.


Itu baru dari segi kesehatan. Di lain pihak, relaksasi dan tawa akan memancing rasa bahagia yang tulus dari dalam hati. Hal tersebut ternyata membuat penampilan terlihat 10 tahun lebih muda sekaligus dapat mengencangkan otot wajah dan mengurangi keriput. "Dengan terapi ini, Anda bisa mengambil semua manfaat, tanpa efek samping. Ditambah bonus mengurangi 50 persen racun dalam tubuh yang disebabkan stres," ujarnya.


Saat ini terapi yang dimulai di Bombay, India, pada 1995 ini sudah tersebar luas hingga 5000 klub di 53 negara. Tahun lalu, Dr Kataria sudah mengunjungi beberapa negara untuk lebih mengenalkan terapi murah dan bermanfaat ini.The LF WAP

No comments:

Post a Comment